Like on Facebook

Kamis, 28 Juni 2012

SMK Terbukti, BISA!!!


“Arep dadi apa neng SMK? Sing mlebu SMK li sing ora ketrima neng SMA. “ (Mau jadi apa di SMK? Yang masuk SMK itu adalah yang tidak diterima di SMA) ungkap seorang orang tua teman. Ungkapan tentang lulusan SMK yang masih kurang berkualitas dengan kemampuan skillnya memang masih sering di dengar,tidak terkecuali di daerah saya di Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah.

Ungkapan tersebut membetikan gambaran nyata bahwa SMK masih dipandang sebelah mata oleh sebagian orang. Banyak orang yang sebenarnya belum memahami dan mengerti mengapa didirikan Sekolah Menengah Kejuruan? Apa yang diharapkan dari lulusannya?


Sekolah Menengah Kejuruan adalah salah satu jenjang pendidikan menengah dengan kekhususan mempersiapkan lulusannya untuk siap bekerja. Menurut Evans dalam Djojonegoro (1999) mendefinisikan bahwa pendidikan kejuruan adalah bagian dari sistem pendidikan yang mempersiapkan seseorang agar lebih mampu bekerja pada suatu kelompok pekerjaan atau satu bidang pekerjaan daripada bidang-bidang pekerjaan lainnya. Dengan pengertian bahwa setiap bidang studi adalah pendidikan kejuruan sepanjang bidang studi tersebut dipelajari lebih mendalam dan kedalaman tersebut dimaksudkan sebagai bekal memasuki dunia kerja. 

Dari pengertian di atas, dapat kita pahami secara singkat bahwa lulusan SMK dipersiapkan untuk siap bekerja. Memang pada kenyataannya masih juga lulusan SMK yang tidak siap bekerja dikarenakan skill yang dimiliki belum mumpuni akibat kualitas sekolah, tenaga pendidik, dan factor-faktor lain seperti minat dan bakat lulusannya.

Terlepas dari hal itu, banyak prestasi hasil karya siswa SMK dan lulusan SMK yang terbukti mampu bersaing dan menunjukan taringnya bukan hanya di kancah regional, namun dalam kancah Nasional. Salah satu contohnya adalah SMK 3 Yogyakarta yang mampu menjadi Juara umum dalam Lomba Robot Penjejag Garis Line Follower Contest 2012 tingkat Jawa-Bali yang diselenggarakan oleh HIMANIKA, FT-UNY. SMK 3 Yogyakarta mampu merebut juara 1,2, dan 3 di ajang bergengsi bagi para pecinta robot khususnya pelajar ditingkat SMA/SMK.


Apalagi dengan program-program dari Pemerintah sekarang ini yang memang lebih mempromosikan dan gencar mengiklankan SMK sebagai pilihan bagi lulusan SMP. Pembangungan SMK, peningkatan kualitas SMK, penambahan Sarana Prasana Praktik Pembelajaran, serta hal lain yang mendukung peningkatan kualitas lulusan SMK juga semakin digiatkan Pemerintah melalui program-programnya.

Saat ini, peminat SMK semakin meningkat, ditambah lagi tawaran pekerjaan yang ditawarkan sekolah tersebut dalam pencari peserta didik barunya semakin menarik bagi para orang tua dan peserta didiknya. Wujud nyata dari meningkatnya peminat SMK, salah satunya adalah yang terjadi di Kabupaten Purbalingga, pada tahun ajaran kemarin SMA N Bukateja mengalami kekurangan pendaftar dan nilai inputnya turun dikarenakan disebelahnya berdiri sekolah SMK. 

Selain meningkatnya jumlah peminat, terjadi juga meningkatnya kualitas lulusan SMK yang siap kerja dengan semakin gencarnya SMK melakukan peningkatan kerjasama dan MOU dengan perusahaan-perusahaan ditingkat Regional, Nasional, bahkan Internasional. Sebagai contoh, teman saya yang bernama Susan dan Selfi tahun 2011 kemarin diberangkatkan ke Malaysia untuk bekerja di Perusahaan yang bekerja dibidang desain dan dikontrak selama 1 tahun. 

Masih banyak contoh lain yang membuktikan bahwa lulusan SMK lebih diminati di dunia Industri. Contoh-contoh lain yang saya ambil dari beberapa media tentang lulusan SMK yang semakin diminati Industri diantaranya :
1.      Bandung - Setiap tahun, sejumlah industri tekstil di Kabupaten Bandung membutuhkan kurang lebih 1.000 orang tenaga kerja lulusan SMK untuk posisi operator. (INILAH.COM,)
2.      PEMALANG - Sebanyak 53,12% lulusan SMK Nusantara 1 Comal tahun 2011/2012 diterima bekerja di dunia industri. Terdiri atas 140 langsung bekerja sedangkan 230 lainnya menunggu panggilan masuk kerja. (suaramerdeka.com)
3.      SEMARANG, suaramerdeka.com - Di Indonesia, 80 persen para pelaku dunia industri tertarik dan berminat dengan lulusan Seolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam menggerakkan semua aspek roda industri. (suaramerdeka.com)

Sudah saatnya sekarang kita harus merubah mindset atau pola pikir kita tentang SMK. SMK sudah terbukti mampu bersaing dan dibutuhkan di dunia industry. Inilah salah satu yang coba diungkapkan oleh Panitia Pameran Produk Vokasi, Mahasiswa danIndustri dalam Perayaan 60 tahun kerjasama Indonesia-Jerman yang dilaksanakan di GOR UNY pada tanggal 28,29 dan 30 Juni 2012 (FREE). Pameran ini akan menunjukan bukan hanya produk vokasi mahasiswa, tetapi juga stand bagi palajar SMK  juga turut berkontribusi dalam acara ini.

Buka mata anda, dan lihatlah lulusan SMK! Karena, SMK BISA!!!

0 komentar:

Karna hidup punya banyak rasa untuk harimu