Like on Facebook

Selasa, 31 Desember 2013

Mari Kita Lepas dari Perangkap Kehidupan

Hardika Dwi Hermwan, Rama Bramantara, Timur Rohimiasih
Reny Murni Hidayati, Oktaviani Faizatul Khasanah
Disadari atau tidak, sebagian dari kita itu sedang terperangkap dalam satu ataupun lebih "perangkap kehidupan" (Aurelius B. Suryatmaja, 2013)
Pada saat segala upaya untuk mengejar sebuah cita-cita ternyata dipenuhi onak dan duri, hambatan yang berulang, tantangan yang tak tertandingi itulah perangkap kehidupan.
Perangkap kehidupan sebenarnya adalah sebuah penjara mental dan emosial yang muncul karena proses pembelajaran.
Pada saat seseorang dicemooh sebagai orang yang gagal dan tidak berguna, di saat itu juga sebuah perangkap kehidupan yang disebut dengan failure menjadi bagian dari kehidupan orang tersebut. Sehingga kegagalan dalam diri orang tersebut akhirnya menjadi pola yang tidak terpisahkan dalam keseharian hidupnya.

Minggu, 22 Desember 2013

Landmark Kota Kendari, Menara MTQ

Hardika Dwi Hermawan di Menara MTQ,
Kendari

Kendari memiliki sebuah menara tinggi di wilayah kotanya, menara itu bernama menara MTQ. Menara dan Gedung MTQ, sebuah landmark kota Kendari, Sulawesi Tenggara yang dulu dibangun saat jadi tuan rumah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran tingkat Nasional ke-21 tahun 2006. Halaman luasnya atau bisa disebut alun-alun, sering dijadikan tempat pergelaran acara, bazaar ataupun konser musik.

Namun sayang, ketika saya berkunjung kesana, menara yang keren dan megah ini halamanya kotor dan penuh dengan sampah. Padahal apabila bersih dan terawat akan menjadi tempat yang sangat Indah dan nyaman. :)


Sensasi Makan "LEM", Sinonggi Makanan Khas Suku Tolaki, Kendari

Sinonggi
Anda pernah makan lem? saya pernah! wahaha..

Sebenarnya makanan ini bukanlah LEM sungguhan, melainkan SINONGGI, makanan khas Suku Tolaki dari Kendari.. Sinonggi adalah makanan yang terbuat dari pati sari sagu. Kalau di maluku namanya Papeda..

Saya ( Hardika Dwi Hermawan ) sedang diajari
cara menyajikan Sinonggi ke Piring
Ketika pertama makan, bener-bener harus sedikit-sedikit. Karena, kalau terlalu banyak ketika mau di telan ada yang masih nyangkut di mulut ada yang udah sampe tenggorokan.  Bagi orang luar kendari, yang sebelumnya tidak pernah makan makanan khas ini mungkin akan susah menikmati, seperti saya dan beberapa teman lain. hehe
Untuk sinonggi, tepung sagu yang sudah dimasak tidak dicampurkan dengan sayur, kuah ikan, sambal (“dabu-dabu”), atau bumbu lainnya, namun tergantung selera masing-masing. Bagi suku Tolaki, sinonggi dahulu merupakan makanan pokok, namun saat ini telah menjadi makanan sekunder pengganti beras pada masa paceklik.

Menikmati Indahnya Pantai Nambo, Kendari, Sulawesi Tenggara

Pantai Nambo adalah destinasi wisata paling favorit di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Pantai ini punya hamparan pasir putih yang membentang lebih dari 300 meter. Ombaknya tenang, airnya pun jernih. (detik travel)
me ( Hardika Dwi Hermawan ) di Pantai Nambo, Kendari
Beberapa waktu lalu, saya bersama rekan 1 tim dari UNY diberi kesempatan menjadi finalis 5 besar LKTI Nasional Universitas Halu Oleo, Kendari dan alhamdulilah mendapatkan juara 1. Sekitar 4 hari kita di kota kendari itu dan kita tak ingin menyiakan waktu. Setelah sebelumnya mencoba makanan khas Kendari yaitu Sinonggo (bentuknya seperti lem). Di Hari terakhir, hari minggu kita diberi kesempatan untuk dapat mengunjungi pantai Nambo yang indah itu.

LKTI HIMANIKA 2013

Bela-belain hari minggu pulang gasik dan tidak mengikuti acara feel trip bersama teman-teman dari Universitas lain di acara Pena Pemuda Indonesia untuk datang rapat Koor dan SC Technofest#3. Eh, setelah sampai di Jogja, rapat ditunda... Memang tidak ada yang sia-sia dari setiap kejadian, karna rapat ditunda jadi saya bisa menghadiri workshop kepenulisan sekaligus pengumuman juara LKTI Himanika 2013. Kebetulan saya mengikuti LKTI ini... Setelah tadi malam gagal merebut Juara di Pena Pemuda Indonesia 2013, alhamdulilah rejeki datang di LKTI Himanika dan berhasil mendapatkan Juara 1... :)
Hardika Dwi Hermawan, Tisha Fatimasari, Eka Legya Franita

BEM FT UNY 2013 di akhir kepengurusan

Kholis, Budi, Septianjar, Amoro, Hardika Dwi Hermawan, Ficky Fristiar, Arrizal Faizin, Faris, Fajar, Miko, Hogi
Hanis, Yuli, Yuni Kurniasih, Mita Karolina, Rian Mita Asmita, Nur Hidayah, Uje,

Terima kasih mba mita,yang sudah sangat sabar menjadi Kadep Jarkom. Terimakasih mas Fiki, ketua BEM yang sangat bertanggung jawab dan semuanya yang telah menjadi bagian dari keluarga BEM FT 2013.
Kalian semua luar biasa, semoga semua yang telah kita lakukan di tahun 2013 ini ikhlas untuk mengabdi dan bermanfaat bagi semuanya. Aamiin..
Tapi ingat, setelah kepengurusan selesai, bukan berarti tugas kita untuk mengabdi berhenti, lakukanlah terus menerus, lakukan kebaikan..
Sampai berjumpa di lain kesempatan..

Terima kasih BEM FT UNY 2013
BERSAMA KITA JAWARA

Senin, 16 Desember 2013

Final Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Tingkat Nasional Pekan Ilmiah LSIP 2013 di Kendari

Umi Fatimah, Hardika Dwi Hermawan, Nurrina Dyahpuspita
Tak menyangka sebelumnya bakal bisa terbang ke pulau berbentuk huruf K itu sebelumnya, yaitu pulau Sulawesi.
Kata-kata yang selalu aku ingat adalah kata-kata dari mas galih :
"Kemampuan seseorg itu ada batasnya, tp usaha seseorg itu tak akan pnah ada batasnya" dan slalu ad keajaiban Tuhan disetiap kisah petualangan MIMPI, syaratny satu, km mmpercayai MIMPI mu ...."
dan pada akhirnya, saya bersama mba Umi dan Rina bisa membawa pulang piala Juara 1 LKTN Mahasiswa pada Pekan Ilmiah LSIP 2013 mengalahkan finalis 5 besar dari Universitas Negeri Medan, Institut Pertanian Bogor dan 2 Tim dari Universitas Brawijaya ... Alhamdulilah, semoga ini langkah awal untuk bisa terus mewujudkan mimpi di tahun 2014 nanti.. Semangat! :D
Penyerahan piala dari pak Arief dari MITI Pusat Jakarta

Saya (Hardika Dwi Hermawan) ketika mempresentasikan Karya Tulis Ilmiah


Karna hidup punya banyak rasa untuk harimu