Like on Facebook

Minggu, 19 Januari 2014

Contoh Kasus Deadlock dalam Kehidupan Sehari-hari (Sistem Operasi)

Deadlock adalah suatu kondisi dimana dua proses atau lebih saling menunggu proses yang lain untuk melepaskan resource yang sedang dipakai. Karena beberapa proses itu saling menunggu, maka tidak terjadi kemajuan dalam kerja proses-proses tersebut. Deadlock adalah masalah yang biasa terjadi ketika banyak proses yang membagi sebuah resource yang hanya boleh dirubah oleh satu proses saja dalam satu waktu.

KASUS 1 :
Deadlock dapat dianalogikan dalam kondisi ketika sedang mengerjakan tugas dimana terdapat 1 orang berperan sebagai notulis dan dua orang bertugas mendiktekan hasil diskusi yang sudah selesai dikerjakan dan harus diketik. Ketika dua orang pendikte secara bersamaan mendiktekan sesuatu kepada notulis maka notulis akan kesulitan untuk memilih yang mana yang harus dituliskan terlebih dahulu. Dalam kondisi “bingung” tersebut yang disebut keadaan deadlock.


KASUS 2 :
Deadlock dapat dianalogikan lagi seperti ketika di UNY ada konser Raisha dan RAN di GOR UNY. Ketika konser selesai dan semua penonton ingin keluar dari GOR dan hanya terdapat satu buah pintu yang terbuka. Semua akan berdesak-desakan berebut keluar melewati pintu tersebut. Sehingga akhirnya malah tidak ada yang akhirnya keluar karena tidak ada yang mau mengalah dan mendahulukan oranglain.

KASUS 3:
Deadlock dapat dianalogikan lagi seperti ketika dikelas PTI E sebanyak 39 orang ini sedang dilaksanakan UTS mata kuliah Sistem Operasi. Soal berupa esai yang harus ditulis tangan. Namun ternyata di kelas tersebut hanya terdapat satu buah pulpen. Ketika seluruh mahasiswa berebut ingin menggunakan pulpen tersebut terlebihdahulu disbanding yang lain untuk mengerjakan soal dan tidak ada yang mau mengalah atau memberi kesempatan kepada oranglain untuk menggunakan pulpen terlebih dahulu.

0 komentar:

Karna hidup punya banyak rasa untuk harimu