Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Juni 2012

Contoh Kasus DEADLOCK dikehidupan sehari-hari

Oleh :
Hardika Dwi Hermawan         11520241004
Rama Bramantara                 11520241027
Ulfia Nurhalimah R                11520241034
Anis Khoerun Nisa                 11520241038

Tentang Deadlock dulu nich : 
Sebenarnya itu ntar ada kaitannya dengan mata kuliah Sistem Operasi. hehe

Deadlock  pada Sistem Operasi adalah keadaan dimana 2 atau lebih proses saling menunggu meminta resources untuk waktu yang tidak terbatas lamanya. Analoginya seperti pada kondisi jalan raya dimana terjadi kemacetan parah. Deadlock adalah efek samping dari sinkronisasi, dimana satu variabel digunakan oleh 2 proses.

KASUS 1 :

Kamis, 07 Juni 2012

Makalah Memory Cache dan Perkembangannya pada Procesor Saat ini

Makalah ini berisi :
  1. Pengertian Memory Cache
  2. Manfaat Memory Cache
  3. Jenis - jenis Memory Cache
  4. Alur Prioritas Penyimpanan
  5. Perkembangan Memory Cache Saat ini

Rabu, 06 Juni 2012

Cara Membuat Scroll Tabel Pada Postingan Blog

Gue ikut menulis tentang ini dikarenakan masih kurangnya kata kunci pencarian untuk membuat Scroll Tabel pada postingan.



Kamis, 31 Mei 2012

Tugas tentang Pengertian Router, Routing Static, Routing Dinamic, Protokol Routing Dinamic, Membuat Tabel Routing

Tugas dari Mata Kuliah Teori Jaringan Komputer .

LAPORAN 8 - KOMBINASI DHCP, DNS Dan Wireless

Tujuan Praktikum :

1.        Mampu membangun jaringan dengan mengkombinasikan DHCP, DNS dan wireless.
2.        Mampu memahami konsep DHCP, DNS dan wireless.
3.        Mampu membuat simulasi sistem kerja DHCP, DNS dan wireless pada paket tracert.


Kamis, 26 April 2012

Cara Mengembalikan data yang Hilang atau Terhapus pada Komputer/Laptop/Flashdisk/dsb





Sering kali kita tidak sengaja menghapus beberapa file/data yang penting atau diperlukan kembali dan bingung bagaimana untuk mengembalikannya. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah menggunakan aplikasi atau sofware get back data. Software ini membantu kita mengembalikan beberapa data yang terlah terhapus ataupun terformat.





Begini kira-kira caranya :

  1. Berdoalah terlebih dahulu... :D
  2. Unduhlah file gdb NTFS jika file systemnya NTFS, dan gdb FAT kalo file systemnya FAT (untuk keamanan unduh saja dua-duanya). Untuk getdataback NTFS silahkan download di SINI. dan untuk Getdataback FAT download di SINI
  3. Jika sudah install gdb bukan di direktori/hardisk yang akan dikembalikan datanya. misalnya ada dua direktori C dan D, yang akan discan adalah direktori D, maka install gdb di C, jangan di D.
  4. Jalankan run time getdataback. klik next aja, gdb akan menscan hardisk maupun partisi yang ada di kompie.
  5. Pilih hardisk atau partisi yang datanya akan dikembalikan, pada step ini, partisi sudah kelihatan file systemnya ntfs atau FAT.
  6. Klik next step 2 gdb akan mulai bekerja menggali data yang hilang. (Tunggu saja, karnawaktunya agak lama.
  7. Setelah itu klik next, untuk menampilkan volume data dihardisk / partisi
  8. Klik next data yang hilang sudah nampak. Pilih file yang akan dikembalikan klik copy pada menu dibagian atas. Kemudian pilih direktori tempat data akan dikembalikan klik ok.

Selamat mencoba brooo... semoga membantu.. hehe

===================================

Rabu, 11 April 2012

Trojan Nuklir "Duqu" Diprogram dengan Bahasa Misterius



(kompas.com)
KOMPAS.com — Trojan Duqu yang berhasil menyabotase fasilitas nuklir milik Iran ditulis dalam bahasa pemrograman yang tidak dikenal. Hal ini ditemukan para ahli anti-malware Kaspersky Lab dalam sebuah penelitan.

Duqu merupakan trojan canggih yang diciptakan oleh orang yang sama yang membuat Stuxnet. Malware ini memiliki tujuan sebagai backdoor sebuah sistem dan memfasilitasi pencurian data rahasia.

Misteri terbesar Duqu Trojan yang belum terpecahkan adalah bagaimana program ini berkomunikasi dengan server Command and Control (C&C) saat berhasil menginfeksi korban.

Modul Duqu yang berperan untuk berinteraksi dengan C&C adalah bagian dari Payload DLL Duqu. Setelah analisis komprehensif atas Payload DLL, peneliti di Kaspersky Lab menemukan ada bagian khusus di dalam Payload DLL, yang khusus berkomunikasi dengan C&C, ditulis dalam bahasa pemrograman yang tak dikenal.

Peneliti Kaspersky Lab menamakan bagian yang tak dikenal ini sebagai ”Duqu Framework”.

Tidak seperti Duqu lainnya, Duqu Framework tidak ditulis dengan C++ dan tidak terkompilasi dengan Visual C++ 2008 milik Microsoft.

Kemungkinan pembuatnya menggunakan framework in-house untuk menghasilkan intermediary C code, atau menggunakan bahasa pemrograman yang sama sekali berbeda.

Namun, peneliti di Kaspersky Lab telah menyatakan bahwa bahasa tersebut adalah object-oriented dan melakukan sejumlah kegiatan yang sesuai dengan aplikasi jaringan.

Bahasa Framework Duqu sangat spesial dan memungkinkan Payload DLL untuk beroperasi secara independen dengan modul Duqu lainnya dan menghubungkannya dengan C&C melalui beberapa jalur, seperti Windows HTTP, network sockets, dan proxy server.

Ia juga memungkinkan Payload DLL memproses permintaan server HTTP langsung dari C&C, secara diam-diam memindahkan duplikat informasi yang dicuri dari perangkat yang terinfeksi ke C&C, bahkan bisa mendistribusikan payload berbahaya lain ke dalam perangkat lain dalam  jaringan, dan menciptakan bentuk terkontrol dan laten yang menyebarkan infeksi ke komputer lain.

”Melihat besarnya Duqu project, mungkin yang membuat framework Duqu adalah tim tersendiri yang berbeda dari grup yang menciptakan driver dan yang menulis sistem infeksi yang dieksploitasi,” ujar Alexander Gostev, Chief Security Expert Kaspersky Lab.

”Melihat tingginya tingkat kustomisasi dan eksklusivitas pada bahasa pemrograman yang diciptakan, sangat mungkin program ini diciptakan tidak hanya untuk mencegah pihak luar mengetahui operasi mata-mata cyber ini dan interaksinya dengan C&C, tetapi juga untuk membedakannya dari kelompok internal Duqu lainnya yang bertanggung jawab menulis bagian lain dari program ini.”

Menurut Alexander Gostev, pembuatan bahasa pemrograman tersendiri menunjukkan betapa tingginya kemampuan para pengembang program dalam mengerjakan proyek ini, dan menunjukkan kemampuan sumber daya keuangan dan SDM yang dimobilisasi untuk memastikan proyek ini berjalan.

Para ahli Kaspersky mencatat korban terbesar berada di Iran. Duqu umumnya mencari informasi mengenai sistem manajemen produksi di berbagai sektor industri, juga informasi mengenai hubungan dagang antara beberapa perusahaan di Iran.

Kaspersky Lab mengajak komunitas programer atau siapapun yang mengenali framework, toolkit atau bahasa pemrograman tak dikenal Duqu Trojan untuk menghubungi stopduqu@kaspersky.com.

Duqu ditemukan pertama kali pada September 2011. Namun, menurut Kaspersky Lab, jejak Duqu sudah terlacak sejak Agustus 2007.

Microsoft "Jaga" Windows XP hingga 2014

Microsoft kembali memperpanjang "nyawa" Windows XP dan Office 2003. Microsoft menyatakan akan tetap memberikan update untuk keduanya selama dua tahun ke depan.

Meski demikian, dua software "tua" ini hanya akan mendapat dukungan terbatas (Extended support) dari Microsoft.

Dukungan penuh (Mainstream support) untuk Windows XP dan Office 2003 akan berakhir pada minggu ini.

Nasib serupa diterima oleh Windows Vista dan Office 2007 yang sebenarnya berusia lebih muda. Dukungan "Mainstream" untuk keduanya akan berakhir per hari ini (10/4/2012).

Microsoft membagi siklus hidup dukungannya terhadap software buatannya dalam dua tahap, yaitu "Mainstream" dan "Extended".

Pada tahap "Mainstream", seluruh pengguna software akan menerima seluruh update keamanan, peningkatan stabilitas, perbaikan bug, dan fitur baru  secara gratis.

Pada tahap "Extended", hanya update terkait keamanan yang disediakan gratis. Untuk update-update lainnya, hanya perusahaan dengan kontrak support berbayar yang berhak mendapatkannya.

Minggu ini, Windows XP dan Office 2003 akan masuk dalam tahap dukungan "Extended".

Ketika dukungan terbatas ini berakhir pada 2014, Microsoft tak akan memberikan update sama sekali. Dengan demikian, software-software ini akan rentan terhadap serangan dari internet dan malware.

Mulai hari ini, Windows Vista dan Office 2007 masuk tahap dukungan "Extended" hingga April 2017.

sumber : http://tekno.kompas.com/read/2012/04/10/16141189/Microsoft.Jaga.Windows.XP.hingga.2014

Jumat, 23 Maret 2012

FILE SISTEM FAT16, FAT32, NTFS

Sistem file atau file sistem sendiri mempunyai makna sebagai sebuah metode untuk menyimpan atau mengorganisir file komputer beserta data yang ada di dalamnya sehingga akan mempermudah untuk mencari dan mengaksesnya.
Pada awal tahun 1990, Microsoft ingin menciptakan suatu sistem file yang memiliki kualitas dan kecepatan tinggi serta dapat menjamin dan mengamankan sistem operasi. Saat itu, Microsoft telah memiliki sistem operasi yaitu MS-DOS dan Windows 3.x yang diharapkan memiliki kelebihan tersendiri untuk menyaingi UNIX dan sistem operasi lainya. Salah satu kelemahan dari sistem operasi MS-DOS dan Windows 3.x yaitu sistem ini masih tergantung pada file sistem FAT dimana file sistem ini memiliki banyak kekurangan dalam hal penyimpanan data dan proses manajemen file.

Pada saat yang bersamaan, Microsoft akan membuat suatu sistem operasi yang terbaru yaitu Windows NT. Oleh karena itu, untuk menghindari timbulnya kelemahan dari sistem operasi tersebut akibat penggunaan file sistem FAT, maka Microsoft harus membuat file sistem baru yang tidak lagi bergantung pada file sistem FAT. File sistem itu kemudian diberi nama New Technology File Sistem atau yang sekarang lebih dikenal dengan nama NTFS.
Microsoft membuat desain dari file sistem NTFS ini berdasarkan analisis kebutuhan dari sistem operasi baru yang akan dibuatnya. Bagaimanapun NTFS tidak seluruhnya baru, sebab sebagian dari konsopnya didasarkan pada file sistem yang lain. Berikut penjelasan dari masing masing sistem file yang ada pada sistem operasi Windows :

Ø  FAT 16
Sistem file FAT16 pertama kali diperkenalkan pada era MS-DOS di tahun 1981. Sistem file yang sudah berumur 27 tahun ini, pertama kali dirancang untuk menangani file yang terdapat pada floppy disk. Selanjutnya dengan beberapa perbaikan, sistem file ini mampu untuk menangani file yang terdapat pada hard disk.
Keunggulan yang paling besar dari FAT16 adalah kemampuan untuk bekerja pada banyak sistem operasi yang berbeda seperti, Windows 95/98/Me, OS/2, Linux, dan beberapa versi dari UNIX. Sedangkan kelemahan terbesarnya terletak pada jumlah kluster yang terbatas untuk tiap partisinya, sehingga apabila hardisk bertambah besar maka ukuran kluster yang ada pada hardisk juga akan bertambah besar. Pada hardisk dengan besar partisi 2GB, setiap kluster mempunyai besar 32 kilobytes, artinya walaupun file yang terdapat pada hardisk tersebut lebih kecil dari 32 KB maka pada hardisk dengan FAT16 tetap akan menempati ruangan sebesar 32 KB. FAT16 juga tidak mendukung kompresi, enkripsi dan beberapa teknik keamanan yang lain.
 
Ø  FAT 32
Sistem file FAT32 pertama kali diperkenalkan saat peluncuran Windows 95 Service Pack 2. Sistem file ini merupakan pengembangan dari FAT16 dengan perbaikan utama terletak pada peningkatan jumlah kluster untuk setiap partisi. Dalam perjalanannya ternyata FAT32 mempunyai banyak keunggulan lain bila dibandingkan dengan pendahulunya. Meskipun FAT32 bertujuan untuk menutupi segala kelemahan yang terdapat pada FAT16, ternyata timbul suatu masalah dengan kompatibelitas terhadap sistem operasi yang lain. Bila FAT16 mampu ‘bercengkrama’ dengan banyak sistem operasi, tidak demikian halnya dengan FAT32. Windows NT, Linux dan UNIX adalah beberapa diantara sistem operasi yang gagal ‘dihinggapi’ oleh FAT32. Setelah muncul Windows XP, hal ini tidak menjadi masalah lagi karena Windows XP dapat dipasang dengan baik pada FAT32 sehingga mempermudah melakukan komunikasi di jaringan yang menggunakan Windows XP tanpa memperdulikan sistem file yang digunakan.

Kapan kita memilih untuk menggunakan FAT atau FAT32?
Jika kita menjalankan lebih dari satu sistem operasi dalam satu komputer, kita membutuhkan partisi dengan sistem file FAT. Hal ini agar data yang kita tempatkan pada partisi FAT tersebut bisa diakses oleh kedua sistem operasi. Tetapi harap diingat karena keterbatasan fitur keamanan dari sistem file ini, maka disarankan untuk tidak menaruh data yang sangat penting diatas partisi dengan sistem file FAT.

Ø  NTFS (New Technology File System)
Sistem file NTFS diperkenalkan pertama kali saat peluncuran versi awal dari Windows NT. Sistem file ini sangat berbeda dengan FAT. NTFS memberikan fitur keamanan yang sangat tinggi, kompresi data yang bagus serta enkripsi data yang susah ditembus.
Sistem berkas NTFS memiliki sebuah desain yang sederhana tapi memiliki kemampuan yang lebih dibandingkan keluarga sistem berkas FAT. NTFS menawarkan beberapa fitur yang dibutuhkan dalam sebuah lingkungan yang terdistribusi, seperti halnya pengaturan akses (access control) siapa saja yang berhak mengakses sebuah berkas atau direktori, penetapan kuota berapa banyak setiap pengguna dapat menggunakan kapasitas hard disk, fitur enkripsi, serta toleransi terhadap kesalahan (fault tolerance).
Fitur-fitur stkitar sebuah sistem berkas, seperti halnya directory hashing, directory caching, penggunaan atribut direktori, dan atribut berkas tentu saja telah dimiliki oleh NTFS. Bahkan, Microsoft telah menambahkan kemampuan yang hebat ke dalam NTFS agar memiliki kinerja yang tinggi, lebih tinggi daripada sistem berkas yang sebelumnya semacam HPFS atau FAT, khususnya pada ukuran volume yang besar, tetapi juga tetap mempertahankan kemudahan pengoperasiannya. Salah satu keunggulan NTFS dibandingkan dengan sistem berkas lainnya adalah bahwa NTFS bersifat extensible (dapat diperluas) dengan menambahkan sebuah fungsi yang baru di dalam sistem operasi, tanpa harus merombak desain secara keseluruhan (perombakan mungkin dilakukan, tapi tidak secara signifikan).

 Beberapa fitur yang terdapat pada NTFS :
  • NTFS dapat mengatur kuota volume untuk setiap pengguna (dalam NTFS disebut dengan Disk Quota).
  • NTFS mendukung sistem berkas terenkripsi secara transparan dengan menggunakan jenis beberapa jenis algoritma enkripsi yang umum digunakan.
  • NTFS mendukung kompresi data transparan.
  • NTFS mendukung hard link (tautan keras) serta symbolic link (tautan simbolis) seperti halnya sistem berkas dalam sistem operasi keluarga UNIX, meskipun dalam NTFS, implementasinya lebih sederhana.
  • NTFS mendukung penamaan berkas dengan metode pengodean Unicode (16-bit UCS2) hingga 255 karakter. Berbeda dengan sistem berkas FAT yang masih menggunakan pengodean ANSI (8-bit ASCII) dan hanya berorientasi pada format 8.3.
  • NTFS memiliki fitur untuk menampung lebih dari satu buah ruangan data dalam sebuah berkas. Fitur ini disebut dengan alternate data stream.
T        Perbandingan antara NTFS dengan FAT16 dan FAT32
           (diambil dari gampangkan.blogspot.com)


File system yang biasanya digunakan pada system operasi Linux diantaranya :
1.   Second Extended File system (Ext2) dirancang oleh Remy Card
2.   Third Extended File System (Ext3)

DAFTAR PUSTAKA


---/Wikipedia. 2011. http://id.wikipedia.org/wiki/NTFS.


---/Badan Stkitarisasi Nasional. 2008. http://jdih.bsn.go.id/draft/kuliahppkformat.pdf.


Sistem Operasi, Format dan Partisi Hardisk


Kenapa dalam sebuah komputer membutuhkan sistem operasi? Sistem operasi adalah sebuah perangkat lunak yang mampu menjalankan sebuah komputer yang kita miliki. Tanpa sebuah sistem operasi komputer yang kita miliki tidak akan dapat ‘berbuat apa-apa’ atau sama juga merupakan benda mati yang tidak berguna. Sistem operasi mengatur segala sesuatu yang ada di dalam komputer, termasuk semua hardware yang ada, memori, harddisk dan lain-lainnya sehingga mereka dapat berkerja sama melakukan tugasnya. Sebelum kita melakukan instalasi sistem operasi, kita terlebih dahulu harus memformat hardisk.
   Harddisk merupakan ruang simpan utama dalam sebuah computer. Di situlah seluruh sistem operasi dan mekanisme kerja kantor dijalankan, setiap data dan informasi disimpan. Dalam sebongkah harddisk, terdapat berbagai macam ruangruang kecil (direktori, folder, subdirektori, subfolder), yang masing-masing dikelompokkan berdasarkan fungsi dan kegunaannya. Di situlah data-data diletakkan.Ruang kecil dalam harddisk bekerja dalam logika saling tergantung (interdependent). Data/informasi dalam satu ruang kadangkala diperlukan untuk menggerakkan data/ informasi yang berada di ruang lain. Ada ruang di mana data di dalamnya tidak boleh diutak-atik atau dipindahkan ke tempat lain, ada ruang di mana kita bisa membuang dan menaruh data secara bergantian sesuai kebutuhan.
Masalah yang bersifat fatal dan parah bisa saja terjadi kapan dan di mana saja tidak memandang merk dan harga komputer pc / laptop kita. Terkadang komputer tidak bisa masuk ke windows akibat banyak hal seperti terkena virus, file booting hilang, bad sector, komputer lambat, komputer sering hang, salah seting dan berbagai masalah lainnya. Hal yang kemudian dapat dilakukan adalah dengan cara memformat hardisk ataupun menginstal ulang sistem operasi, yang paling mudah adalah sistem operasi windows.

1.     PARTISI dan FORMAT
Mempartisi harddisk artinya membagi ruang memori pada harddisk. Setiap harddisk minimal harus dipartisi satu kali, dan menyesuaikan dengan sistem operasi yang akan digunakan.. Sebuah komputer yang menginstal lebih dari satu sistem operasi biasanya mempunyai beberapa partisi. Keuntungan dari partisi yang lebih dari satu antara lain dapat meminimalisir keruwetan pada sistem operasi, data dapat dibuat lebih aman, penggunaan ruang hasrddisk yang efisien, memudahkan back up data dan pencarian file.
Dalam sebuah hardisk biasanya memiliki beberapa tipe partisi, yaitu:
a.       Partisi Primary
Partisi primary merupakan partisi utama pada harddisk yang memuat sejumlah file data. Fungsi dari partisi primary ini juga sebagai partisi yang pertama kali diakses computer untuk booting.
b.      Partisi Extented
Partisi extended juga merupakan partisi utama pada harddisk. Partisi extended berfungsi untuk mengatasi keterbatasan pembagian partisi. Partisi extended tidak menangani pengolahan data secara langsung. Untuk dapat menggunakan nya kita harus menciptakan partisi logical terlebih dahulu.
c.       Partisi Logical
Partisi logical merupakan partisi sampingan yang terdapat partisi extended. Partisi logical mampu menampung berbagai macam file data.
Ada berbagai macam software untuk mempartisi hardisk, diantaranya :
-          FDISK. Aplikasi ini sudah ada tersedia di dalam sistem booting Microsoft windows, tetapi sesuai dengan masing-masing sistem operasi bootingnya.
-          POWERQUEST PARTITION MAGIC. Keuntungan memakai Powerquest Partition Magic yaitu :
·         Dapat membuat berbagai jenis partisi.
·         Dapat membuat 2 buah (lebih) partisi primary.
·         Dapat membuat lebih dari 2 partisi dalam 1 harddisk.
Kekurangan memakai Powerquest Partition Magic, yaitu :
·         Kurang baik dipakai untuk pemula.
·         Karena dijalankan dari windows, maka dapat saja terjadi kerusakan partisi yang tidak kita inginkan.

2.      FORMAT BIASA dan QUICK FORMAT
Ketika hendak melakukan format terhadap sebuah disk, Windows memberikan Kita pilihan yang lebih menyenangkan yaitu “Quict Format” namun pilihan ini seringkali tidak digunakan. Alasannya klasik, kurang bersih! Apa yang “kurang bersih” ? apa perbedaan antara format biasa dan quick format ? Benarkah agar harddisk benar-benar “bersih” harus dilakukan format biasa ? Bagaimana bila saya telah melakukan “Quick format”, apakah harus melakukan format ulang agar harddisk saya lebih awet ?
Format biasa dan quick format sebenarnya melakukan hal yang sama persis dan hanya ada satu perbedaan diantara keduanya yaitu pengecekan terhadap sektor. Pada format biasa, windows akan melakukan proses pengecekan terhadap seluruh isi harddisk kita terhadap kemungkinan kerusakan pada harddisk dan menkitai lokasi yang rusak tersebut agar komputer tidak menggunakannya untuk menyimpan file. Bila lokasi yang rusak tersebut digunakan untuk menyimpan file, tentunya akan menyebabkan file tersebut tidak bisa diambil kembali.
Tahapan pengecekan terhadap setiap sektor yang ada didalam harddisk inilah yang menyebabkan kenapa proses format biasa memakan waktu yang begitu lama.
Setiap alat elektronik, apapun itu selalu memiliki apa yang dinamakan dengan MTBF (Mean time between failures). MTBF secara umum bisa diartikan sebagai “umur hidup” sebuah peralatan elektronik, artinya semakin Kita menggunakan sebuah peralatan, umurnya akan semakin pendek. Dengan format biasa, selain harddisk akan digunakan jauh lebih lama, harddisk juga akan bekerja jauh lebih berat sehingga pernyataan bahwa harddisk akan lebih awet tentu saja tidak benar bahkan salah sama sekali karena yang terjadi justru kebalikannya.
Apakah Format Biasa Masih diperlukan ?
Tentu saja! dan masih sangat penting untuk dilakukan. Data Kita tentu jauh lebih penting daripada harddisk yang harganya tidak seberapa karena itu, melakukan pengecekan terhadap kemungkinan terjadinya kerusakan harddisk pada lokasi tertentu pantas untuk dilakukan namun tidak harus dilakukan pada saat format.
Kita bisa melakukan pengecekan setiap saat terhadap kemungkinan terjadinya kerusakan fisik pada harddisk Kita dengan menggunakan perintah chkdsk /r. Perintah ini akan melakukan pengecekan terhadap kemungkinan terjadinya kerusakan pada harddisk seperti yang dilakukan pada saat format biasa.
Jika Kita telah melakukan format biasa atau pengecekan harddisk dengan perintah chkdsk/r, Kita tidak harus melakukannya lagi dalam waktu dekat apalagi melakukan format biasa berulang kali karena hal tersebut hanya akan menghabiskan waktu Kita yang berharga.
========================================================
DAFTAR PUSTAKA


Dewi Indrasari/Trikswindows.2010. http://trikswindows.blogspot.com/2010/05/format-hardisk-dengan-low-level-format.html

Karna hidup punya banyak rasa untuk harimu