Like on Facebook

Selasa, 08 Mei 2012

Tragedi Penyelidikan Kambing II (Wawan)

 Nama Lengkap : Lalu Satriawan
Nama Panggilan : Kambing II/ Wawan

Hari ini. Dimulai dari pagi hari, ketika aku mau berangkat ke kampus untuk menemani Surti beli batrai laptop pada salah seorang kaka kelasku.



Jam 08.00, kondisi ga ada pulsa memaksaku untuk berangkat lebih pagi mampir ke conter untuk beli pulsa. Selepas beli pulsa, sengaja mampir ke tempat temanku Lalu Satriawan Kholid atau biasa dipanggil Kambing II untuk mengambil laptop temanku, anehnya :

Aku : "Dor .. dorr. dooorrr.." (suara pintu di gedor)
Aku : "waaan,, mbingg... kambinggg.. halooo.... mbeeeekk.. mbeeeek"

Setelah sekian lama dan beberapa kali, tetap saja tidak ada tanda-tanda kehidupan di dalamnya. Masih tertidur pikirku. Aku menyempatkan diri untuk mampir di burjo sebelah sembari menunggunya terbangun, sambil minum Teh hangat ditemani TV aku menunggu kambing terbangun dan anis(surti) yang masih bersiap-siap di kosnya.

Sekitar pukul 09.00 aku sama Surti beranjak dari burjo dengan keadaan belum tau bagaimana keadaan Kambing II saat itu. Waktu berlalu, sekitar pukul 11.30 aku pergi ke tempat Kambing I ( ali hasan azis ) bersama Rama (Shaun) untuk  mengerjakan tugas Jarkom.

Ditempat Kambing I, aku bertemu dengan Sidik.
Kabar yang aku dengar saat itu, Sidikjuga sebelumnya dari tempat kambing II (Wawan) tapi juga dalam keadaan kosnya terkunci dan tidak ada tanda-tanda kehidupan.

Kabaar berikutnya datang dari Revan, ketua kelasku yang juga sempat pegi ke kediaman kos Kambing II, tapi tetap saja belum ada tanda-tanda kehidupan hingga tengah hari.

Kabar terus berlanjut ke Okta (Gajah Lampiung), dia juga tidak melihat Kambing II melakukan aktivitasnya memakan rumput di Kosnya.

Beberapa orang yang datang ke tempat wawan kenapa membawa kabar kurang baik? lagi-lagi kambing tidak menjawab panggilan alam kami.. ada apa denganmu (Kata Ariel Petterpan)

Waktu terus berlalu hingga malam hari.

Sekitar pukul 21.30 selapas aku dan Rama pergi ke JEC ke Pameran Komputer yang juga seharusnya sudah direncanakan bersama Kambing II, mampir makan di Burjo sebelah Kosnya. Tanya tentang kabar Kambing II ke SUrti katanya memang sedang sakit, tapi hingga malam aku belum juga melihat batang tanduk atau hidungnya hari ini.

Kami bertiga datang ke Kosnya dan harus memastikan bagaimana keadaannya.
Surti mengetok pintu..

SUrti :" tokk tokkk tokk.. dorr. bummmm., waaan.. wawaannnn.."

Shaun :"waaan... "

Aku : " Mbingg.. mbeeeeeek... "

hmmm.. lama kita berada di depan pintu kamar kos-an saudara Kambing II ini, ada apaa?
Sakit tanpa kabar, sms ga di bales. telepon ga diangkat.. ada apa sebenarnya?

Beribu pertanyaan muncul hingga pikiran negatif pun tak luput ada dalam pikiran.
Bapak kos datang dan juga menyuruh kami untuk mencoba menggedor pintunya. katanya Beliau juga tidak melihat aktivitasnya hari ini. Begitu juga dengan mas-mas Burjo yang juga belum melihatnya hari ini.

Kondisi bertambah panik hingga bapak Kos menyuruh kita mencoba mengintipnya, Rama/Shaun yang pertama memanjat pagar dan mencoba mengintip apa yang sebenarnya terjadi di Kamar berukuran sekitar 3x3 dengan Lampu mati itu. Karna pengintipan tidak berhasil, aku ikut mencoba siapa tau berhasil. Tetap saja tak berhasil. Hingga mas-mas dan gerombolan pemuda yang ada disekitar kos berkumpul untuk mencoba ikut berkontribusi dalam upaya penyelidikan tempat kos Kambing ini. Mas Pemuda itu juga berusaha mengintip dengan memanjat pagar, toh hasilnya masih saja NOL besar. Ada apa ini??
Kambingg!!!mbingg!! waaan!!
wawaan!!!
woyyy,,!!! minum obaat wan.!!


tetap saja dia tak mendengar.
Kondisi semakin panik,

Hingga akhirnya, sebuah suara muncul..

mbeeeeee.. (bukan suara ini yang muncul ..>.<"

iyaaa, sebentar..
DREEENG,,
1
2
3


PINTU DIBUKA...
dan apa yang terjadi di dalamnya??




Dia tidur seharian karna memang sedang melakukan hibernasinya dikarenakan sakit dan obat yang diminumnya. hahahaa,,

Aksi drama yang kita lakukan malam ini memang begitu mendebarkan, tapi akhirnya kamipun berhasil mengetahui kondisi kambing yang alhamdulilah dalam kondisi baik dan sehat walafiat tanpa kurang suatu apapun ,,,

:D

Tokoh : Hardika Dwi Hermawan, Rama Bramantara, Anis Khoerun Nisa, Lalu Satriawan Kholid
Karna hidup punya banyak rasa untuk harimu